Langsung ke konten utama

Kunjungan Kelompok Tani

Hai guys, kembali lagi di pena petani..
Jadi hari minggu kemarin tepatnya tanggal 01 Oktober 2017 kami mengunjungi kembali kelompok tani Rekomulyo di Bambang Lipuro, Bantul, DIY. Kemarin kami menjumpai Bapak Sugi dan teman temanya yang merupakan anggota kelompok tani Rekomulyo.Kami berbincang bincang mengenai regenerasi petani dan memberikan beberapa pendapat kami tentang beberapa anak muda yang kurang minat bekerja dibidang pertanian. Berikut hasil dokumentasinya.
                                       Gambar 1. Kami dan beberapa anggota kelompok tani Rekomulyo
                                      Gambar 2. Anggota  kemlompok tani sedang memetiki hasil panen
                                   Gambar 3. Anggota kelompok tani  sedang memetiki hasil panen
                                    Gambar 4. Berbincang dengan salah satu anggota kelompok tani
                                    Gambar 5. Berbincang dengan Bapak Sugi sebagai Narasumber
                                                    Gambar 6. Leaflet kelompok kami

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN PISANG

Salah satu kendala dalam budidaya pisang adalah serangan penyakit. Serangan yang paling umum diantaranya layu fusarium, layu bakteri dan kerdil. Layu fusarium Penyakit ini disebabkan oleh cendawan Fusarium oxysporum. Serangan penyakit ini cukup mematikan karena bisa menyebar dalam tempo yang singkat dengan skala luas. Begitu juga pada tanaman pisang, layu fusariun bisa menyerang daun, batang hingga akar. Penularan penyakit ini bisa dengan berbagai media seperti bibit, tanah, air, pupuk kandang atau alat-alat pertanian. Gejala awal serangan layu fusarium pada tanaman pisang berupa menguningnya daun yang diikuti kelayuan pada pelepah. Daun dan pelepah mengalami perubahan warna atau diskolorisasi. Selain daun terjadi juga perubahan warna pada bonggol. Tanaman pisang yang terserang penyakit ini biasanya akan mengalami kematian. Upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah penularan lebih lanjut antara lain dengan membongkar dan membakar tanaman yang sakit. Kemudian tanah bekas tanaman tersebu...

4.000 Hektare Lahan Pertanian untuk Budidaya Minapadi

Tahun ini Kementrian Pertanian menyediakan 4.000 hektar lahan pertanian baru untuk budidaya minapadi. Sejauh ini teknologi minapadi baru berkembang satu persen dari luas lahan pertanian yang ada di Indonesia. Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI E Herman Khaeron mengatakan minapadi merupakan teknologi tepat guna dalam rangka optimalisasi lahan sawah irigasi untuk peningkatan pendapatan petani. Sistem minapadi merupakan cara pemeliharaan ikan di sela-sela tanaman padi. "Minapadi sudah berkembang sejak lama, sebagai sistem untuk meningkatkan pendapatan para petani. Dengan cara ini ada pendapatan lain, masyarakat tidak hanya memanen padi tapi juga ikan, namun teknologi ini masih terbatas, baru di wilayah tertentu saja," tuturnya seusai acara Workshop Pengembangan Minapadi bagi Penyuluh Pertanian dan Perikanan Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, Kamis (16/3/2017). Tekno...